Sunday, 9 October 2011

I'm Not That Bad

tadi malam, ditengah musik "hoargh-hoargh" Display, pensi sekolah saya, ditengah lautan manusia gondes. satu manusia normal datang dengan langkah ragu ragu

"Hai."

"Eh kamu."

"Masih tau aku gak?" Gila, nyindir banget nih pertanyaan.

"Ya tau lah." Gak sejahat itu juga kali, batinku.

"Siapa?"

"*sebut nama mantan satu satunya*"

"Apa kabar?"

"Baik." kataku santai, cengar cengir, seolah gak punya dosa sama dia.

Kemudian hening.

"Udah ya, hehehe."

"Oke."

Lalu malamnya mataku membaca tweets galau. ternyata dia masih menyimpannya, perasaan itu, perasaan yang sebenarnya tidak pernah aku balas. lama sekali, dan semakin lama juga aku masih merasa berdosa pada satu manusia itu.

"Jangan di mention, nanti dia baca."

apa gunanya retweet oleh para following akun saya? apa gunanya akun gak digembok?


hanya merasa bersalah setiap melihat hal seperti ini. pantas aku dapat karmanya sekarang. sekarang aku tau, rasanya diterbangkan tinggi tinggi, dan jatuh dengan kerasnya. Sakit. Susah sembuh. Terimakasih dan Maaf, mantan.

#mantan

No comments:

Post a Comment