Friday, 27 January 2012

Sepatu Oh Sepatu Nike....

3 tahun aku tidak berpaling dari sneakers converse yang udah dijait jait...

lama lama kakiku terlihat dekil.....

Suatu hari ayahku kesambet dan membelikan aku sepatu baru, bernama nike.

Segalanya berubah, aku gak perlu lagi khawatir sol jebol tiba tiba.

Senang bukan kepalang, baru kali ini aku beli sepatu gak nabung.

Apalagi seperti dia. Memangnya aku mimpi apa hari itu? Bagaikan minta hati dikasih jantung....

Kini dia hilang......

Dijamah tangan tak bertanggung jawab..


Kemana kamu sayang? Aku hanya meninggalkanmu untuk latihan baris.... aku hanya bersama fantovel untuk sementara waktu..

Dan kamu ngambek, manut diambil orang lain... berpaling dari aku.....

Memang... Memang usia kita bersama sangat belum lama

Tapi aku mencintai kamu, sepatu. Sepatu.... Sepatu nike.....


*berlari menembus hujan*

Aku bergegas pulang ketika patah hati, mencarimu kemana mana, bertanya pada orang orang, satpam bk guru guru temen temen tetap nihil.

"Ini bukan masalah harga, Salsa. Tapi kamu selalu kayak gini! meremehkan semuanya,teledor,gak hati hati. Punya barang bagus mbok dijaga, disyukuri. Liat tu yang di bolang! sepatuan pake botol aqua. Kamu punya sepatu bagus malah gak dijaga, sekali kali kamu harus susah kayak bolang!"


Walaupun di rumah ibuku menjadikanku perkedel... Walaupun uang jajanku di potong setiap bulannya...


Aku (sedang mencoba)ikhlas, nike.

Mungkin kakiku terlalu jelek untuk bersamamu.
Mungkin nanti bakal ada sesuatu yang lebih baik daripada kamu.
Mungkin aku diajarkan untuk...

Jangan manja
Hiduplah sederhana
Bersyukur
Prihatin

Terimakasih, pengambil sepatuku. Aku hidup prihatin dengan uang lebih minim. Aku tau aku manja selama ini, aku tau aku tau aku tau aku enak selama ini. terimakasih-yang-ambil-sepatuku. YOU MAKE MY DAY :) :)

aku udah tau apa hikmahnya, tenang saja.

No comments:

Post a Comment