Saturday, 17 March 2012

Surprise Yang Hina

Sebelum postingan ini aku awali, aku mau mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang ke 17 untuk sahabatku sekaligus springbedku, Vindy Riyana Puri.

4 tahun kami bersahabat, dan ini surprise pertamaku untuk Vindy. Tentunya surprise ini gak bakal berjalan dengan lancar tanpa bantuan teman teman.
Tapi, kalimat diatas hanyalah teori semata.

Kenapa? Kalo kepo, bacalah postingan ini…. Pelan pelan, resapilah. Maka kalian akan mengerti.. *angin berhembus perlahan*

**

Vindy adalah spesies semi beruang yang kalo bangun di hari libur pasti siang. Biasanya, kalo aku main ke rumahnya jam 9, dia akan menyambutku dengan piyama luthuk dan iler masih keliatan nempel di dagu. Seksi.

Singkat kata, kami tau kebiasaan Vindy yang satu itu. Jadi kita sengaja ngaret jam kumpul. Kami menuju mirota godean. Kami tidak lengkap. Hanya aku,Asti,Dita,Yana,Kambas…. dan Resa yang sebenarnya bertujuan untuk menjarah makanan di rumah Vindy.

Di mirota godean..

Asti,aku, dan Yana masuk ke mirota godean. Setelah selesai memberi mereka budget, aku lupa kalo aku belom bayar parkir. Aku balik badan, dan tiba tiba langit jadi mendung. Tiba tiba ada dubbingnya......

Tidak!!! Ini pasti mimpi!! Itu…. siapa beruang itu?! TIDAAAAAAAAAK!! *zoom in zoom out* perjuanganku tidak mungkin usai sampai disini!!!


Tapi ini nyata… Aku melihat beruang hijau toska dengan jaket hitam, sedang menggerayangi Dita yang lagi njagain motorku. Beruang itu, tidak lain adalah Vindy.

“Hai Dita, lagi ngapain e?”

“Vindy…..” Kemudian Dita memucat, dan menatapku yang berdiri di ambang pintu Mirota Godean dengan tatapan minta tolong.

“….Mau beli kue buat aku ya?”

Hening.

“AAA KETAUAAAN!”

Kemudian lagunya Matta-Ketauan, sayup sayup terdengar dari langit. Dalam imajinasiku dan Dita.

Sementara di dalam mirota, aku membiarkan dua manusia lainnya, Asti dan Yana, kepanikan melihat Vindy lagi belanja cemilan. Dan aku berlagak seolah belum ketangkap basah, biar mereka juga merasakan.



Singkat cerita, Yana dan Asti kabur ke lantai atas begitu melihat Vindy yang sebenarnya sudah melihat mereka. Tapi di tangga….

“….Eh, tante..”

“Ehhh… Asti. Vindy, sini. Ada temenmu nih…”

Mereka berdua ketemu mamanya Vindy. Bayangkan betapa hinanya surprise ini.

“Kalian ngapain e disini?”

“Uhm…”

Hening.

“Kalian jalan jalan kok gak ngajak aku sih?”

Vindy yang benar benar sudah tau itu terlihat memuakkan dengan pertanyaan semacam itu. Wajahnya seperti beruang ngantuk tak berdosa. Dia berdosa!! Dia menghancurkan perjuangan kami! Seharusnya jam segitu dia masih leyeh leyeh di kamar dan belum mandi! Teganya….


Salah satu sms Vindy di hape Dita.



Walaupun pada akhirnya semua tau, surprise untuk Vindy adalah yang paling hina. Diantara surprise anggota lainnya. Anggota? anggota keluarga kecil bernama thirteen L. Kenapa namanya seperti itu? Ah, sudahlah.

**

Di luar Mirota sebelum Vindy masuk…

“Vin, nanti kamu pura pura kaget ya….” Kata Dita sambil menepuk bahu Vindy, mantap.

“Tolol kalian.”

Kemudian kami mati karena kebanyakan ketawa. Menertawakan siang yang begitu hina dan nista itu…..

Perayaan ulang tahun Vindy yang hina siang itu ditutup dengan menjarah seluruh makanan Vindy di rumah. Termasuk makan kue tart yang kami beli dari Mirota Godean.
Jadi, walaupun surprisenya hina. Gakpapa ya Vin :)) kan We Love You….. justru dengan seperti ini mungkin akan terkenang.

Happy sweetseventeen Vindy Riyana Puri, SANG KETUA GANK yang paling lucukk =))
Kalo doa dariku, semoga kita bisa bersahabat selamanya! Dan wish you all the best!

No comments:

Post a Comment