Thursday, 5 July 2012

SD Muhammadiyah Sapen 07, Thingy

Semua ini berawal dari mention Avo, saat dia ngambil rapot adeknya di SD Muhammadiyah Sapen.
Ah.... SD Muhammadiyah Sapen, dimana Salsabila Annisa masih sealim namanya. Disinilah, tempatku menuntut ilmu dasar..




(ini keadaan bangunan waktu tahun aku lulus, sekarang udah bagus banget)


Ini ada Sapen thingy, secuil yang kuingat dari berbagai kenangan masa kecilku disana. Masa-masa sebelum pubertas, masa-masa dimana ultramen gaia, digimon, pokemon, dan hey arnold masih berjaya dan gak kalah sama Dahsyat...

1. Jajan


Jaman angkatanku (2007), dimana jajan adalah sebuah aib yang sangat nista. yak, aib sodara-sodara. Karena apa? siswa yang ketauan jajan di warung sebelah (kecuali jajan di koprasi sekolah) akan masuk dalam death note... bukan, bukan death note beneran. Melainkan kertas kecil yang dibawa-bawa temen yang kebagian jadwal piket, dan nanti bakal dilaporin ke guru. Akibatnya, sebelum pulang harus menjalani hukuman. Saat menjalani hukuman, akan ada tatap-tatap dari teman... seolah mereka berkata: Ne-ra-ka. Nes-ta-pa.


"Kamu jajan kan?!"
"Enggak!"
"Boong! aku tadi liat kamu jajan ayam!! pake sambel!! iya to?"
"......."
"TAK CATET KAMU KE LEMBAR AFEKTIF!!"
"ENGGAK!! AKU ENG.. GHAK... JAJAAAAANNN!!" *nangis*


Salah satu dialogku saat ketauan jajan
pada masa ini, ketahuilah, aku adalah anak sehat bebas MSG dan pewarna. Karena aku, anak bekal mama. *angin berhembus perlahan*


2. Koperasi Gaul


Kenapa gaul? karena ini koprasi antik banget bok.. Baru kali itu seumur hidup, aku liat koprasi sekolah anak SD.. jualannya detergen,sabun colek, sabun mandi. EMANG KITA BAJU KOTOR? Hanya satu jenis makanan yang dijual.... yaitu.... ini dia, kita sambut makanan surga semasa aku SD...


COKLAT TOP, HARGA 500 PERAK.
dan untuk mendapatkannya, harus antri dulu sekitar 1 jam. Itu, benar-benar makanan dewa.


"Koprasi kita jualnya sabun, gimana kita gak pengen jajan?" Kata Ichuk.
"Iya ya chak..."
"Selain top ada, tapi minuman semua, aku tu laper bukan haus. kenyang kembung ntar jadinya! ah!"


Itu adalah percakapanku dengan Hilarisa Adriani, di suatu sore saat kami menunggu jemputan.


3. Buku Sakral Berwarna Pink


Dengan judul BUKU KEGIATAN AFEKTIF SISWA. Berisi jadwal sholat beserta jamnya, serta ayat-ayat al-qur'an yang dibaca di rumah. Kamu gak njamah al-qur'an?! Kamu gak sholat dan jadwalnya strip?! Akan ada poin plus-plus... Yaitu piket mbersihin kelas, harinya sebanyak sholat yang lowong. KAMU GAK BAWA BUKU INI KE SEKOLAH?! NGACIR SANA KE KOPRASI... nanti dicatet pak guru lho.... (pake nada suara anak polos). Pada masa ini, gak bawa buku pink ini adalah CELAKA. Aku pernah, dan aku berakhir nangis di meja kelas dengan mengenaskan.


4. Sampul warna-warni


B indo kuning, B jawa coklat, PKN biru muda, IPS biru tua, IPA hijau muda, MTK oren, KTK putih... Masih segar dalam ingatan.


5. Kartu Afektif


Sebuah kartu bertuliskan nama, nomor absen, dan kelas. Dikalungkan di leher pake gantungan kartu nama biasa dan harus dipake tiap hari. Kalau jaman dulu, semakin banyak gantungan kunci dan stiker unyu yang diletakkan pada kartu itu.... maka semakin gaul-lah dia. Kartu afektif dan gantungan kunci itu adalah indikator keGAULan. Yang punya stiker gaul-gaul dan ditempel disana, DIA GAUL! DAN LALA, DIA ADALAH SAHABATKU YANG 64@UL! I'M SO PROUD OF HER STIKERNYA SAMPE NUTUPIN NAMA! \m/ kalo gak pake kartu afektif, ya masuk death note. jangankan kartu, naik tangga kaki kiri aja kalo ketauan bisa dicatet. Lagian kalo gak pake kartu afektif itu.... serasa telanjang.


6. Sholat berjamaah, jabat tangan, serta salam


Dari pintu masuk sekolah, sampai pintu masuk kelas, jejeran guru guru bakal ada di sepanjang koridor, dengan senyum damai mereka menjabat tangan kami sambil mengucap "Assalamualaikum... Semangat belajar ya." :")


Waktu sholat berjamaah, koridor koridor kelas penuh dan sesak, soalnya shafnya saking banyaknya. Masjidnya gak cukup, waktu itu belom dibangun masjid yang sekarang super gede itu.. padahal siswanya ribuan. Soal hafalan surat-surat Al Qur'an.. gak usah ditanya, mayoritas (dulu) aku bisa apal semua surat yang panjang-panjang.. sebage anak yang pernah bisa MTQ, aku merasa... ugh, berubah terlalu jauh. Iya, I know, tetap tenang... tetap gocekan dan jangan kaget. -__-


7. PE-KA-ES (PKS)


Yang semasa sekolah di sapen pernah jadi PKS, selamat, anda gaul. Dulu, yang jadi PKS adalah gaul. Karena pakaiannya keren, kayak polisi. Gagah! berani! berani bangun pagi! tiup-tiup semprat semprit pake peluit! topinya keren kayak polisi! tugasnya? ...................Mbukain pintu mobil temen-temen yang barusan dateng dianter.


8. Abil


Jangan mikir macem-macem dulu. 
Anak ini namanya hampir sama kayak aku, sehingga banyak insiden terjadi. Mulai dari dipacokin sampe nangis sesenggukan -_-" sampe...-- seperti yang kalian ketahui, jaman SD di tahunku.. mana ada yang punya hape pribadi. Maka aku menggunakan telepon rumah untuk dicatat dalam data sekolah. Berikut ini adalah fenomena yang paling sering terjadi...


"Halo? Assalamualaikum tante, ini si A.. mau tanya tugas.."


"Salsa, ini ada temenmu mau tanya tugas.."


"Halo? BIL, TUGAS KEMAREN APA?"


Bil?
Sek sek...


"Ha? ............Bil?"
"..........Ini Abil kan?"
"BUKAN, INI SALSA!!"
"Oh.. maaf Sal, tadi salah baca. Hehe..."


FAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKK!
Abil, dimanapun kamu berada sekarang. aku yakin kamu gak pernah tau kenestapaan apa yang selalu aku alami semasa SD, akibat namamu. 


9. Sonya dan Lala


Dua orang yang menurutku paling sering membantuku di SD. Sebagian besar kenangan masa SDku pasti aku lalui bersama dua orang diatas. Dan mereka berdua adalah orang yang cukup baik untuk berbagi buku, minjemin duit buat nelpon di wartel, dan berbagi bekal juga. Kenapa berbagi buku? karena sejak SD aku ini pelupa, suka lupa bawa buku paket... Kenapa minjemin duit buat nelpon di wartel? Iya, orang tuaku suka lupa jemput aku dan uangku selalu gak cukup buat telpon di wartel. =))


10. Binder


"HARVEST HARUS DITUKAR DENGAN HARVEST"
"DREAM CARD HARUS DITUKAR DENGAN DREAM CARD."


aku yakin semua anak kelahiran sekitar 1995 mengalaminya. Barang siapa yang kertas bindernya harvest semua, maka naiklah kasta kegaulannya. :))


11. Kode Alphabet menggunakan tangan


huruf a= mengacungkan jempol
huruf d=mengacungkan telunjuk
huruf h= telunjuk dan jari tengah dirapatkan kemudian digoyangkan :))
(kode semacam ini ada mulai dari A-Z lengkap)


banyak orang yang nampak bisu gara gara isyarat tangan ini. Kita bisa cuap-cuap nggosip tanpa ada guru yang bisa ngerti (fyi di sapen kalo nggosip ketauan guru itu juga nista) =)) but, gosipan anak SD apaan sih? palingan juga cuma..


"Liat deh, si A.. nyebelin ya? pamer banget! mentang mentang punya binder baru!" =))


Ah, my elementary school's life... Everything seems so easy :))
Sekarang, SD Muhammadiyah Sapen udah gak begitu ketat lagi. Entah karena kepseknya ganti atau karena pengaruh jaman ya, aku gak tau.. Yang jelas sekarang, SAPEN UDAH KAYAK FOODCOURT, JAJANANNYA ENAK ENAK! =))





































No comments:

Post a Comment