Tuesday, 4 December 2012

Faktor Penghalang Perubahan Sosial

Asikk, dengan judul blog seperti itu, pasti rating postingan ini akan melunjak. *bureng statistik blog* tapi seperti yang udah aku bilang di postingan GRK, postingan ini sama sekali gak ada hubungannya sama pelajaran.. No, ini bukan blog spaneng. Salsa kok spaneng pelajaran, bahahaha.

Perubahan sosial itu terjadi pada masyarakat, meliputi perubahan norma-norma sosial, pola-pola sosial, interaksi sosial, perilaku sosial, ah.... masih banyak dan aku pegel nulisnya. Lalu apakah move on itu merupakan perubahan sosial? Ye, bodo amat.... 

Yang penting move on itu adalah salah satu bentuk perubahan, anak-anak. Yang berubah adalah orientasi pandangan hidup... dari masa lalu ke masa depan. And by the way, syarat menjadi manusia modern adalah lebih berorientasi ke masa depan, daripada ke masa lalu. Jadi kalau kalian udah bisa move on... Selamat! Kalian manusia modern! Siapa yang masih jadi manusia kuno?

Faktor Penghalang Perubahan Sosial : 

a. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain


Tuu! baca tu! buat yang gak bisa move on, kamu kurang hubungan sama masyarakat lain! coba deh kamu membaur sama temen-temenmu, temukan kebahagiaan lainnya. Tertawalah bersama mereka! Kebahagiaanmu gak cuma dia doang! ....Gak mutu ya? Yo ben. Lanjut waek.

b. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat

Perkembangan ilmu pengetahuanmu tentang manusia yang lebih baik daripada dia itu terlambat. Sebenarnya banyak tau manusia yang lebih baik daripada dia.. Kenapa pengetahuanmu terlambat? Itu karena akses wilayahmu tertutup.. bukan, kalo versi blogku itu bukan karena kamu rumahnya di pedalaman asmat.. tapi kamu sendiri yang menutup hati,mata,dan telingamu.. kepada kenyataan, kepada kebahagiaan yang sebenarnya kamu punya dengan sangat turah-turah.. x))


c. Sikap masyarakat yang masih mengagungkan tradisi masa lampau dan cenderung konservatif

Ululuuu... Masih mengagungkan tradisi masa lampau alias kenangan-kenanganmu sama dia ya? Kalo kayak gitu terus gimana bisa maju? Kalo hujan, terus jadi kangen. Padahal paling kamu sama dia gak pernah hujan-hujanan kayak Kajol sama Sarukh Khan di kuch kuch hotahe.. Masa turun ujan doang kamu kangen kenangan sih? Yaela...Segitu doang pertahanannya udah jebol. Yaudah, kangen kenangan boleh, tapi jangan terlalu berlarut-larut. atau gini...


"Aku gak bisa liat orang lain selain dia, gak ada yang lebih baik daripada dia!"

Bukan gak bisa, tapi kamunya aja paleeeng yang gak mau, makannya gak bisa bisa. Soalnya kamu masih mengagungkan masa lalu x))

d. Adanya kepentingan yang sudah tertanam kuat (vested interest)

Kepentingan apa yang sudah tertancam dan tertanam kuat di hatimu? Kepentingan untuk memiliki dia karena kamu mencintai dia? Rasa naksirmu yang udah vested interest dan mutlak jadi gak peduli walau dia udah punya gebetan atau pacar? Atau kepentingan untuk mempertahankan dia karena usia hubunganmu udah lamakk? Tapi inilah kenyataan, kadang tidak sesuai dengan apa yang udah tertanam kuat di dalam hati. Waktu terus berjalan bersama kenyataan tersebut, dan kamu harus mengikutinya dong. Kalo enggak ya, selamat ya, meskipun kamu cantik/ganteng tapi kamu tetep kayak manusia asmat, gak modern! He he he (--,)


e. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi yang telah ada

"Nanti kalo aku move on, terus suka sama orang lain... Nanti aku jadi alay lagi."


Yep. Kalo jatuh cinta itu emang alay. Itu akan membuatku goyah (labil) lagi. Tapi move on itu gak berarti harus suka sama orang baru lho.. Jadi gak usah takut goyah. (sek to! aku ki bingung nggawe penjelasane, makane ra mutu ngene)

f. Prasangka terhadap hal-hal baru atau asing atau sikap yang tertutup

"Aku mendingan gak bisa move on, daripada move on ke orang yang lebih salah. Nanti jadinya malah lebih sakit daripada ini."


Nah, gini nih kata salah satu temanku. Dia mempunyai PRASANGKA! yak, betul, prasangka buruk terhadap hal-hal yang baru.. Karena pada dasarnya luka itu membuat orang lebih berhati-hati.. memang benar, tapi kalo kelamaan, nanti malah terluka karena kesendirian dan kesepian.. (iya iya aku bingung, bahasanya muter-muter berarti aku udah bingung) atau gini...

"Aku gak bisa suka sama orang lain nih. Gak ada yang lebih baik daripada dia. Daripada aku nyakitin orang, mendingan aku sendiri dulu."

Nah, itu adalah sikap tertutup. Aduh, bingung jelasinnya. Lanjut yok.

g. Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis

Mungkin aja kan, ada sebagian orang yang menganggap gak bisa move on itu enak. Mungkin niatnya move on nya besok-besok aja, kalau udah dipinang atau meminang (bukan panjat pinang), biar langsung nikah, biar gak usah move on lagi. Biar sisan sama orang yang bener. Biar sampe mati gak usah susah-susah move on lagi buat urusan cinta. Nah ya itu, itu namanya ideologi. Sebagian setuju, sebagian enggak........ Err..... tapi khusus yang satu ini bukan manusia asmat sih.... err... ini... er...pikiran kayak gini ini ada benernya. (KAMPRET, AKU BINGUNG, UDAH DI IYA IN AJA. BYE. LANJUT)


h. Kebiasaan tertentu

Ini faktor gen, wahai para pembaca (nek ada yang baca). Faktor keturunan. Ada sebagian keturunan yang susah menyesuaikan diri, atau geraknya lambat alias lelet termasuk dalam urusan move on. Jadi, ada beberapa manusia yang emang terbiasa lambat dalam berpindah dari suatu hal ke hal yang lain. Gak cuma menyayangi manusia, dalam hal sekolah baru, dalam hal memahami pelajaran, atau dalam berpindah dari laptop ke buku pelajaran misalnya... orang ini akan lambat. Kayak yang bikin tulisan geje ini.

Hehe.. Ini just for fun kok. Jangan diambil serius ya.
Sesungguhnya ini merupakan suatu noteself. Yeee, gak bisa move on ngomporin orang buat move on lu Sal.
Ayo mari dicoba... Meskipun tulisanku gak mutu tapi move on itu harus dicoba.



























8 comments:

  1. Mungkin besok kamu nggantiin bapak selo sumardjan di lks sosiologi sal, jadi mbak sosiologi move on xD

    ReplyDelete
  2. Yup, Move On memang wajib harus dicoba, agar penghalang perubahan sosial itu bisa kita lewati :)

    ReplyDelete
  3. aduh aku yang nomer berapa yaaaaa? x))

    ReplyDelete
  4. a, b, & c kayaknya aku banget ...hehehe

    move on emang perlu
    tapi ya gak harus buru-buru
    butuh proses untuk beradaptasi dari hal lama ke hal baru
    nggeh nopo mboten:-? wkwkwk

    ReplyDelete
  5. Trims btw your post answers my one of assignment questions ;_;

    ReplyDelete
  6. Trims btw your post answers my one of assignment questions ;_;

    ReplyDelete
  7. Keren kak blog nya
    Kunjungin blok aku juga ya. Kak
    syntiabellasilalahi@gmail.com

    ReplyDelete