Friday, 31 January 2014

Untuk si Kumal

Halo Februari, Halo libur panjang. Hari ini adalah hari pertama aku ikutan #30HariMenulisSuratCinta.. dan jujur saja aku bingung hari pertama ini aku mau menulis untuk siapa. Akhirnya, aku memutuskan, hari pertama ini adalah untuk tas sekolahku, si Kumal.

Hari pertama kita bertemu adalah hari dimana nilai matematikaku, untuk yang pertama kalinya mendapatkan seratus, dan untuk pertama dan terakhir kalinya juga aku ranking 10 besar di kelas 2 SMP. Seandainya pada waktu itu aku tidak ranking 10 besar, mungkin kita tidak akan pernah bertemu. Kamu tau ngga sih? kamu adalah hadiah terakhir dari kedua orang tuaku, waktu aku masih menjadi anak yang rajin belajar. Kenapa terakhir? karena sejak itu aku tidak pernah lagi ranking, dan aku menjadi anak yang malas belajar. Kamu tidak perlu tau alasannya.

Begitulah, pertama kali melihatmu aku langsung jatuh hati. Kamu begitu sederhana dan lucu. Mungkin kamu memang tidak semahal tas yang lainnya, desainmu juga tidak begitu mewah, tapi aku langsung suka begitu melihatmu. Padahal aku begitu pemilih jika itu menyangkut membeli sepatu atau tas. Kamu begitu mempesonaku.

Acara apapun, sebanyak apapun bawaanku, aku tetap mengandalkanmu. Karena kamu begitu kuat dan fleksibel, juga lucu dan menggemaskan. Kamu pun berjasa banyak untuk pertemuanku dengan banyak orang yang sebelumnya belum pernah kulihat.. biasanya aku akan bilang "Aku pakai tas hitam insight alphabet warna-warni." kemudian mereka dengan cepat akan menemukanku.

Kamu juga yang paling diingat salah satu orang yang pernah spesial di hidupku. Karena kamu tidak pernah dicuci, dan dia selalu membujukku untuk mencucimu. Atau ketika dia melihatku tapi ragu.. dia akan bilang

"Tadi jajan ke sana ya? soalnya aku liat anak pake tas insight warna-warni buluk gitu.."

Ah sudahlah, sebenarnya bukan hanya dia kok yang menjadikanmu sebagai pertanda keberadaanku. Ya meskipun yang punya kamu itu banyak.

Kamu menjadi ciri khasku selama aku SMP dan SMA. Diantara beribu banyak tas, kamu lah tas pokokku dan tas kepercayaanku. Aku hanya memakai tas lain ketika kamu dicuci dan dijemur, setelah kamu kering, aku akan dengan senang hati menggendongmu kemana-mana lagi.

Terima kasih untuk selalu setia menampung barang-barangku yang hampir seberat sepuluh batu bata setiap harinya, sehingga kini badanmu terkoyak-koyak dan menipis, resletingmu mulai keropos. Maaf, ini semua karena aku tidak pernah mau memakai tas yang lain, ini semua karena aku terlalu mencintaimu, terlalu senang menggendongmu kemana-mana.

Tas ter-setia dan ter-kuat yang pernah aku punya, terima kasih sudah bertahan selama 7 tahun. Aku sayang kamu :3


2 comments: