Sunday, 2 February 2014

Untuk @ozzyhfz

Kepada kamu, temanku yang berwajah laksana aspal belum diratakan, Al Fauzi Hafiz. Sebelum kamu membaca ini, aku mau kamu tau satu hal, ini bukan surat cinta. Tapi ini surat yang kamu minta.

Baiklah, apa yang harus aku tulis untukmu sementara kita satu komplotan dan sering bertukar cerita? Seharusnya kalau aku mau mengatakan sesuatu padamu tidak perlu dengan surat digital seperti ini. Tapi karena kamu sudah cukup mengalami kepahitan, sudah kebal atas penolakan-penolakan dalam hidupmu...

((( Ditolak adik kelas
Ditolak SNMPTN
Ditolak SBMPTN
Ditolak UM
Ditolak di parkiran... **)))

**masih banyak lagi

Jadi... aku memutuskan surat ketigaku ini kutujukan padamu. Supaya kamu senang. 

Jek, terkadang dalam hidup ini ada sesuatu yang diperjuangkan mati-matian tapi tidak membuahkan hasil. Sesuatu itu datang bukan untuk kamu ambil hasilnya atau kamu miliki, tapi hanya untuk sekedar memberimu pelajaran. Jadi kalau kamu mengalami sebuah kegagalan, jangan berpahit hati lama-lama, nanti kamu semakin kurus sepertiku. Tetaplah tenang dan ambil semua pelajarannya. Pelajaran sewaktu kita bersama di kelas IPS kau sudah tidak mampu fokus, masa pelajaran hidup kamu juga tidak bisa fokus memahaminya? Iya, aku tau, kamu pasti akan membalikkan pertanyaan itu untukku. Tapi ya sudahlah, aku sebenarnya bingung mau menulis apa untukmu.

Ojek, meskipun aslinya namamu Fauzi dan kamu dipanggil Ojek, kamu jangan mau ya dijadiin kayak tukang ojek. Cuma didatengin pas lagi butuh, cuma dijadiin sarana hati para perempuan untuk berpindah tempat, cuma dijadiin tukang antar-jemput. Aku tau hatimu terlalu baik sekaligus bodoh ketika jatuh cinta, tapi cintailah dirimu sendiri juga. Saranku, Jek.. jangan terlalu membabi-buta mencintai seseorang yang sama sekali tidak mempedulikanmu. Setelah perasaan itu diperlihatkan, berusaha dan lelah, disimpan saja perasaan itu, sekuat tenagamu, istirahatlah, tata saja masa depanmu sendiri biar besok jadi orang sukses lahir batin dunia akherat yang wanita-wanita ngga akan pernah bisa tolak. Aku yakin kamu bisa. Yang benar-benar menginginkan kamu pasti akan datang tanpa banyak pertimbangan dan basa-basi lagi. Meskipun kalau kamu mengejar cinta kamu bilang "Aku ga lelah, aku rapopo." aku tau kamu lelah dan berharap dibalas. Jek, yang benar-benar mencintai kamu suatu saat nanti akan datang tanpa membuat kamu lelah mengejar dan merasa seperti layang-layang yang ditarik ulur senarnya kok. Jodoh sudah diatur, santai aja, sana minum susu yang banyak jangan lupa biar hatinya kuat.

Jek...

Jek...

Jek, udah aja ya? 

Yang sehat ya Jek, semoga project nggambarnya selalu sukses.



3 comments: