Sunday, 2 October 2016

Wishlist dan Dina Inspirasiku

Sering mendengar kalimat ini di acara-acara inspiratif mana pun yang pernah aku datangi:

"Tulis mimpi kalian, kalau perlu sertakan gambar, alam bawah sadar kalian akan merekamnya dan InsyaAllah jadi kenyataan."

Oh ya, aku punya sahabat, namanya Dina, dia orang paling beruntung yang pernah aku kenal. Entahlah, tapi segala sesuatu yang dia inginkan, cepat atau lambat kok dia selalu dapetin ya, dan dalam proses ngedapetinnya itu yang bikin aku semakin sayang dia. Dia enjoy, kalau sambat paling cuma bentar abis itu bahagia lagi. Din, kalau kamu baca ini jangan jatoh keberatan kepala ya....

Aku jadi inget kebiasaan dia, yaitu beli notebook yang lucu-lucu karena laper mata. Waktu SMA, rumah Dina udah kayak rumah ketigaku (setelah rumah Vindy dan rumah Lala). Aku sering bongkar-bongkarin isi notebooknya. Catatan rapat event di SMA, catetan wawancara dia pas masih kerja di majalah BIAS (BTW AKU PERNAH ADA DI MAJALAH ITU GARA-GARA DIA... HEADLINENYA SELEBRITI SEKOLAH.. BERSAMA NAK-NAK HITS JOGJA... AKU BAGAI REMAH PEYEK... MESKI PERKATAANKU DI SITU RA PENTING.. BUT TQ DIN.. aku kekal di majalah BIAS) 

Satu yang paling menarik dari isi notebook-notebooknya yang selalu ada dan gak pernah hilang,

Dina selalu mencatat apapun keinginannya di sana. Seremeh apapun keinginan itu. (Maafin aku yang terlalu freak kalau merhatiin orang ya, Din. Its because I love you)

Aku masih inget banget, Dina pernah nulis "100 Hal yang Aku Inginkan" di sebuah notebook. Mulai dari keinginan kecil kayak bikin donat kentang, pergi ke pantai di Gunung Kidul, dan pergi ke kafe tertentu untuk kulineran.. Sampai keinginan jangka panjangnya dia yang gak bisa aku tulis di sini. Membaca semua itu membuatku senyam-senyum. Bisa aja nih anak, ada aja caranya buat happy. Thats why I love being around her.

Beberapa bulan kemudian, atau beberapa hari deh, kalau kami ketemu lagi, dia pasti ada bilang "Akhirnya aku berhasil melaksanakan wishlistku guys.." Aku inget? Tentu saja. Aku memang selalu detail dan ingat terhadap apa atau siapa saja yang kuanggap penting. Cie.

Malam ini Dina membuat postingan blog, well dia baru saja menunaikan salah satu wishlistnya lagi, yaitu: travelling alone. Go check her blog! :B

Sebenarnya aku sudah terinspirasi oleh cara Dina menuliskan mimpi-mimpinya ketika aku mulai sering-seringnya main sama dia pas jaman SMA kelas 2. Abis liat 100 wishlistnya Dina, aku langsung bikin punyaku, dan aku tempel di bagian dalam pintu lemari bajuku. Bener aja, ketika aku liat lagi, udah banyak yang terealisasi. 

Aku menuliskan apa saja keinginanku, termasuk yang terasa paling mustahil saat itu: magang di media. Kenapa mustahil? Karena saat itu my dad bener-bener berharap agar aku bisa bekerja di dunia perbankan dan bisnis sepertinya. Hidupku bener-bener diarahin buat kesana dan aku gak tau harus gimana lagi.... 

Ah, ada satu lagi wishlist yang aku tulis waktu aku SMA: Nonton konser KPOP. Udah terealisasi Februari kemaren. Dengan nabung berdarah-darah, terwujud juga ketemu pangeran berkudaku Park Chan Yeol.

Percaya atau enggak sih, tapi aku merasa pas ngeliat wishlist itu setiap mau ambil baju, aku jadi tersetting untuk lebih berusaha, semacam, "yayaya ini keinginanku! ini tujuanku! aku ingat!" kemudian jadi tambah berusaha untuk merealisasikan. Bisa lebih kuat aja untuk menghadapi segala rintangan yang ada. Cie. Aku tau aku masih banyak kekurangan, perjalananku masih panjang, tapi aku sedang on the way mewujudkan mimpiku yang lebih besar lagi. Udah tertulis di wishlist. :)

Aku juga punya beberapa keinginan kecil yang sedikit aneh...

1. Aku ingin karaokean di happup,

....Sendirian.

 Please jangan ketawa, Dina udah pernah kok kayak gitu, ada yang lebih aneh :)) biar bisa bebas milih lagu, nyanyi sampe suara abis, selera playlist aneh gak ada yang protes, suara jelek juga peduli amat gak ada yang tereak-tereak "Sal!!!" karena sakit telinga. (aku suka nyanyi tapi suaraku kayak kaleng diseret di aspal)

2. Susur pantai-pantai Gunung Kidul sendirian. 

Nyetir sendirian, mampir warung sendirian, cari musholla sendirian, main aer sendirian, gegulingan di pantai sendirian. Ingin duduk, sendiri, hanya memandangi ombak.... sambil merenungi hidup..... (tlq). Gak ada yang ribet minta fotoin, gak ada yang ribet nanya, "kok gak check in sal?" "kok gak upload sal?" "kirimin foto tadi bisa dong?" "fotoin dong?" hanya ada AKU dan INDAHNYA OMBAK serta INDAHNYA PASIR PUTIH....
......(tlq).

3. Demi apa, waktu SMP diem-diem suka ikut lomba bikin cerpen tapi gak pernah menang. AKU INGIN MEMENANGKAN KOMPETISI MENULIS APAPUN ITU!

4. Pergi ke Korea Selatan 

Abis itu foto di depan SM Entertainment dan YG Entertainment, syukur-syukur artisnya pada sliweran depan situ. Mimisan.

5. Aku ingin mahir main piano lagi

Waktu SD, aku didaftarin les ini itu sama ibuku, sampe rasanya kepalaku overload. Ada banyak. Ada les renang, les komputer, les sempoa, les lukis (dulu sering juara lho cie udah lupa rasanya juara apalagi juara di hatimu), les ngaji, les bahasa inggris dan les piano. Dari semua les itu, aku paling suka les piano. Dulu aku bisa baca not balok dengan cepat jariku langsung bergerak di tuts piano tapi aku berhenti les karena mondok di rumah sakit selama sebulan... masuk ICU juga... abis itu ga les lagi... SMA sempet les lagi tapi males......... sekarang kalau main udah tersendat-sendat gitu kayak anak balita main pianika.. Aku sangat menyesal... :|

6. Melihara kelinci yang bulunya tebel

7. Pas wisuda dikasih brokoli







 












No comments:

Post a Comment